Sabtu, 03 Agustus 2013

Kutipan Drama "Jang Ok Jung" Part III


Ada yang mengatakan kau bisa menemukan harta karun tersembunyi dalam buku. Ok Jung

Orang bilang, salah mengenai suatu hal lebih buruk daripada tidak tahu sama sekali. Saya bukan seperti itu, jadi tolong biarkan saya pergi. Ok Jung

Orang yang paling lemah dan pengecut adalah orang yang paling cepat menggunakan kekuatannya. Yi Sun


Saat melihat kembang api di langit, hatiku selalu sedih. Kembang api yang meledak sesaat di langit, lalu menghilang di kegelapan malam. Bukankah itu seperti hidup kita? Aku lebih suka menjadi bulan, yang selalu bersinar dengan lembut di langit malam. In Hyeon

Tidak, hati saya berdebar kencang saat melihat kembang api. Meskipun saya hanya hidup sekali dalam kehidupan ini, meskipun hanya sesaat, saya ingin bersinar terang dan menghilang di kegelapan malam seperti kembang api itu. Ok Jung

Ada dua hal di dunia ini yang tidak bisa dipaksakan. Pertama, hati seseorang dan kedua, takdir yang dipaksakan. Jadi, kalau hati saya tidak tergerak, kita tidak perlu mengikat hubungan. Ok Jung

Kurasa dua hal yang tidak bisa dijamin di dunia ini adalah hati manusia dan takdir. Kau tidak ingin masuk ke kamar ini, tapi kenyataannya kau masuk ke sini. Jadi hubungan bisa dibangun atau tidak tergantung pada kondisi dan situasinya. Pangeran Bok Sun

Yang ada di dalam tangan saya, yang tidak pernah menyerah, namanya harapan. Selama saya terus mencoba, saya percaya saya bisa meraih impian saya. Ok Jung

Hanya karena saya bertemu dengannya beberapa kali, bukan berarti saya menyimpannya di dalam hati. Jadi dia bisa pergi melihat matahari terbit sendiri. Ok Jung

Itu..luka karena senapan atau terluka perasaanmu, bagian itu rasanya sama-sama sakit. Ok Jung

Aku tidak pernah melakukan sesuatu yang tidak kuyakini!.. Putra Mahkota Yi Sun


Kekuasaan bukanlah sesuatu yang akan dengan sukarela dibagi bersama. Putra Mahkota Yi Sun

Kau benar. Takdirku memang tidak akan bisa memilih yang baik. Jadi, aku tinggal memilih yang tidak begitu jahat, diantara yang jahat dan yang lebih jahat lagi. Yi Sun

Selama saya terus memiliki impian saya...saya akan bisa mewujudkan impian saya itu. In Hyeon

Thanks to : Kadorama-recaps.blogspot.com,filmyangkutonton.wordpress.com


More...

Kamis, 01 Agustus 2013

Book Quotes : Mrs. McGinty's Dead



Jika seseorang tidak melakukan pembunuhan maka dia tak boleh dihukum. Hercule Poirot

Setiap pembunuhan pasti ada motif. Sebuah pertanyaan belum terjawab sebelum dijawab dengan benar. Hercule Poirot

Bicara sama dengan batu yang dilemparkan ke kolam. Akan timbul riak-riak yang menyebar ke luar. Maude Williams

Ucapan, seringan apa pun, walau cuma sepintas lalu, tetap saja menunjukkan pribadi seseorang. Penjahat yang bijak tak akan pernah buka mulut, tapi penjahat jarang yang bijak dan biasanya sombong dan banyak bicara, makanya kebanyakan penjahat akhirnya tertangkap. Hercule Poirot

Jika orang hampir-hampir tidak tahu bahwa saya ini ada, bagaimana saya bisa punya musuh. Bentley



Alam memang adil, tiap pria, betapapun kurang menarik penampilan luarnya, tetap saja ada wanita yang memilihnya. Hercule Poirot

Sebuah jarum di antara tumpukan jerami, atau di antara anjing-anjing yang tidur pasti ada satu yang akan terinjak oleh kakiku, atau dengan menembakkan beberapa anak panah ke udara, salah satu pasti akan jatuh mengenai rumah kaca!

Lingkungan menambahkan lapisan luarnya saja, tidak lebih. Yang tumbuh dalam jiwa, itulah yang paling menentukan. Mrs. Upward

Tapi pepatah itu tetap berlaku, 'Berikan pengampunan kepada yang berdosa. Maureen Summerhayes

Ingatan yang kabur tak bisa dijadikan pegangan. Mrs. Upward

Barangkali begitu, sampai tingkat tertentu. Pengetahuan adalah kekuatan. Kekuatan hanya boleh dipakai untuk maksud-maksud yang benar. Barangkali Anda tidak bisa mengerti cara berpikir orang Inggris yang tinggal di pedesaan. Mrs. Upward

Tapi zaman sekarang kita tak bisa terus mempertahankan sesuatu hanya karena alasan sentimentil. Tidak, kita tidak sentimentil sekarang. Rendell

Orang tidak ingin melanjutkan hidup jika hanya merepotkan orang lain saja. Mrs. Wetherby

"Kita urai dia dan akan kita temukan apa yang membuatnya melakukan itu." Hercule Poirot

More...

Jumat, 26 Juli 2013

Karena Itu Kamu


karena itu kamu
jadi kugelarkan saja bayangku
menghadapmu
walau kutahu
kau tidak menghadap padaku


meski dihidupmu
aku tidak lebih dari sebatas lembaran buku
aku tetap penggemarmu

karena itu kamu
yang tetap bertahan di posisimu
disampingku
meski aku punya mata lain
yang bertahta di hatiku

karena itu kamu
jadi aku tidak bisa membencimu
hanya karena kau terbias
pesona melati yang mengalihkan diammu

karena itu kamu
jadi dalam keadaan apapun
aku tidak akan meninggalkanmu
karena aku penggemarmu


geuronikka neoya
joahanda
saranghanikka


Sidrap, 060713

More...

Kamis, 25 Juli 2013

Pohon Ramadhan

Ibarat sebuah tanaman, maka amaliyah Ramadhan adalah pohonnya. Mediumnya adalah bulan Ramadhan. Pohon apa yang kita tanam di medium Ramadhan, itulah yang akan kita petik, itulah yang akan kita nikmati. Karena “siapa menanam dia yang menuai”.
Paling tidak ada 10 pohon Ramadhan yang mesti kita tanam di medium bulan Ramadhan ini:

Pohon pertama, shaum.
Tidak sekedar menahan hal yang membatalkan shaum –makan, minum dan berhubungan biologis- dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari saja.
Harus ada nilai lebih, yaitu menjaga dari yang membatalkan nilai dan pahala shaum.
Apa yang membatalkan nilai shaum. Di antaranya bohong, ghibah, namimah, mengumpat, hasud dan penyakit hati lainnya. Dengan demikian, mata, telinga, lisan, tangan, kaki dan anggota badan kita ikut serta shaum.
“Betapa banyak orang yang shaum, tidak mendapatkan sesuatu kecuali hanya rasa lapar dan dahaga semata.” Begitu penegasan Rasulullah saw.

Pohon kedua, sahur.
Sahur tidak pengganti sarapan pagi, bukan juga penambah makan malam. Namun sahur yang penuh berkah, yang dilakukan diakhir jelang waktu fajar. Di sinilah waktu-waktu yang sangat mahal, doa dikabulkan, permintaan dipenuhi. Sehingga ketika melaksanakan sahur tidak tidak sambil nonton hiburan, tayangan yang melenakan, oleh media elektronik. Sibukkan diri dan keluarga kita dengan mensyukuri nikmat Allah dengan bersama-sama melaksanakan sunnah sahur ini dengan penuh hikmat dan kekeluargaan.
“Sahurlah, karena dalam sahur itu ada keberkahan.” Begitu sabda Rasulullah saw. mengajarkan.

Pohon ketiga, ifthar.
Buka puasa. Sunnah buka puasa itu disegerakan. Ketika dengar kumandang adzan Maghrib, segera lakukan buka puasa. Jangan tunda, jangan sok kuat, nanti bakda tarawih saja, bukan.
Dengan apa kita ifthar? Sunnahnya dengan ruthab atau kurma muda. Berapa biji? Bilangan ganjil satu atau tiga biji. Kalau tidak ada, seteguk air putih. Itu yang dilakukan Rasulullah saw. bukan dengan memakan aneka hidangan, ragam makanan, bukan. Dan Rasulullah saw. pun baru makan besar setelah shalat tarawih.
Ifthar bukan ajang balas dendam, seharian manahan lapar, ketika bedug Maghrib, seakan ingin melampiaskan rasa laparnya dengan memakan semua yang ada. Perilaku ini tentu tidak akan membawa dampak perubahan dalam kehidupan pelakunya. Justeru dengan berlapar-lapar sambil merenungkan hikmah shaum dan menjadi bukti kesyukuran adalah sebagian dari target berpuasa. Sehingga dengan sadar dan hikmat kita berdoa saat berbuka:
“Yaa Allah, kepada-Mu aku shaum, dengan rizki-Mu aku berbuka, telah hilang rasa haus-dahagaku, kerongkongan telah basah, karena itu tetapkan pahala bagiku, insya Allah.”

Pohon keempat, tarawih.
Tarawih berasal dari akar kata “raaha-yaruuhu-raahatan-watarwiihatan- yang artinya rehat, istirahat, santai. Sehingga shalat tarawih adalah shalat yang dilaksanakan dengan thuma’ninah, santai, khusyu’ dan penuh penghayatan, bukan hanya sekedar mengejar target bilangan rekaatnya saja, mau delapan, dua puluh, empat puluh, silahkan dikerjakan, asal memperhatikan rukun, wajib, dan sunnah shalat.
Umat muslim harus berani mengevaluasi diri dalam hal pelaksanaan shalat tarawih ini. Sebab, sudah kesekian kali kita melaksanakan shalat tarawih dalam hidup kita, namun kita belum bisa meresapi, merenungkan dan mendapatkan manisnya shalat, bermunajat kepada Allah swt. secara langsung.
Bukankah Rasulullah saw. meneladankan kepada kita, bahwa beliau shalat tarawih, di reka’at pertama setelah beliau membaca surat Al-Fatihah, beliau membaca surat Al-Baqarah sampai selesai, para sahabat mengira beliau akan ruku’, namun beliau melanjutkan membaca surat An-Nisa’ sampai selesai, para sahabat kembali mengira beliau akan ruku’, namun kembali beliau membaca surat Ali-Imran sampai selesai, baru beliau ruku’. Sedangkan ruku’, i’tidal dan sujud beliau lamanya seperti beliau berdiri rekaat pertama. Subhanallah!

Pohon kelima, tilawatul Qur’an.
Membaca Al-Qur’an. Atau yang populer adalah tadarus Al-Qur’an. Tadarus tidak hanya dilakukan di bulan suci ini, juga dilakukan setiap hari di luar Ramadhan, namun pada bulan suci ini tadarus lebih dikuatkan, ditambahkan kuantitas dan kualitasnya. Setiap malam, Rasulullah saw. bergantian bertadarus dan mengkhatamkan Al-Qur’an dengan malaikat Jibril.
Imam Malik, ketika memasuki bulan suci Ramadhan meninggalkan semua aktivitas keilmuan atau memberi fatwa. Semua ia tinggalkan hanya untuk mengisi waktu Ramadhannya dengan tadarus.
Imam Asy-Syafi’i, si-empunya madzhab yang diikuti di negeri ini, ketika masuk bulan Ramadhan ia mengkhatamkan Al-Qur’an sehari dua kali, sehingga beliau khatam Al-Qur’an 60 kali selama sebulan penuh. Subhanallah!

Pohon keenam, ith’aamul ifthor.
Memberi berbuka puasa. Jangan diremehkan memberi berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, baik langsung maupun lewat masjid. Walau hanya satu butir kurma, satu teguk air, makanan, minuman dan lainnya. Sebab, nilai dan pahalanya sama seperti orang yang berpuasa yang kita kasih berbuka itu. Di negara-negara Timur-Tengah, tradisi dan sunnah memberi buka puasa ini sangat kental. Hampir-hampir setiap rumah membuka pintu selebar-lebarnya bagi para kerabat, musafir, tetangga, sahabat, untuk berbuka bersama dengan mereka.
Kita jadikan memberi buka bersama ini sebagai sarana menebar kepedulian, kekeluargaan, keakraban, dengan sesama, lebih lagi sebagai sarana fastabiqul khairat.

Pohon ketujuh, i’tikaf.
Melaksanakan i’tikaf 10 hari akhir Ramadhan. Inilah amalan sunnah muakkadah yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saw. semasa hidupnya. Lebih dari 8 atau 9 kali beliau beri’tikaf di bulan suci ini, bahkan di tahun di mana beliau meninggal, beliau beri’tikaf 20 hari akhir Ramadhan. Beliau membangunkan istri-sitrinya, kerabatnya untuk menghidupkan malam-malam mulia dan mahal ini. (baca i’tikaf)

Pohon kedelapan, taharri lailatail qadar.
Memburu lailatul qadar. Usia rata-rata umat Muhammad adalah 60 tahun, jika lebih, itu kira-kira bonus dari Allah swt. Namun usia yang relatif pendek itu bisa menyamai nilai dan makna usia umat-umat terdahulu yang bilangan umur mereka ratusan bahkan ribuan tahun. Bagaimana caranya? Ya, dengan cara memburu lailatul qadar, sebab orang yang meraih lailatul qadar dalam kondisi beribadah kepada Allah swt., berarti ia telah berbuat kebaikan sepanjang 1000 bulan atau 84 tahun 3 bulan penuh. Jika kita meraih lailatul qadar sekali, dua kali, tiga kali, dan seterusnya, maka nilai usia dan ibadah kita bisa menyamai umat-umat terdahulu.
Rahasia inilah yang di yaumil akhir kelak, umat Muhammad saw. dibangkitan dari alam kubur terlebih dahulu, dihisab terlebih dahulu, dimasukkan ke surga terlebih dahulu, dan juga dimasukkan ke neraka terlebih dahulu, waliyadzu billah.
“Pada bulan ini ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang terhalang dari kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang dari kebaikan.” (H.R. Ahmad)

Pohon kesembilan, umroh.
Melaksanakan ibadah umroh dibulan suci Ramadhan, terutama 10 akhir Ramadhan. Sebab melaksanakan umroh di bulan suci ini seperti malaksanakan ibadah haji atau ibadah haji bersama Rasulullah saw.
“Umrah di bulan Ramadhan sebanding dengan haji.” Dalam riwayat yang lain: “Sebanding haji bersamaku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pohon kesepuluh, menunaikan ZISWAF,
yaitu mengeluarkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf. ZISWAF adalah merupakan ibadah maaliyah ijtima’iyyah, ibadah yang terkait dengan harta dan berdampak pada manfaat sosial. Mengeluarkan ZISWAF tidak hanya bulan suci Ramadhan, kecuali zakat fitrah yang memang harus dikeluarkan sebelum shalat iedul fitri, sedangkan zakat-zakat yang lain, sedekah dan infaq dilakukan kapan saja dan di mana saja, namun karena bulan Ramadhan menjanjikan kebaikan berlipat, biasanya kesempatan ini tidak disia-siakan umat muslim, sehingga umat muslim berbondong-bondong menunjukkan kepeduliannya dengan berZISWAF.
Inilah 10 pohon Ramadhan, “Siapa menanamnya ia akan menuai”, biidznillah. Allahu a’lam
More...

Senin, 08 Juli 2013

Puisi Lainnya : Aku


Aku,...
yang kini dan dulu
seseorang yang selalu memanggilmu



mungkin kau belum tahu
tiap kali bayangmu datang padaku
aku selalu memenjarakannya di dalam hatiku



dan biarlah waktu berlalu
akan menjawab semua cerita
antara kau
dan aku


(adi's poem, 05072013)

More...

Rabu, 03 Juli 2013

Book's Quote : Agatha Christie - Appoinment with Death (Perjanjian dengan Maut)


Setiap orang pada dasarnya mempunyai keinginan berkuasa, berbuat jahat, dan sebagainya, Cuma saja keinginan-keinginan itu terpendam, seringkali malah keinginan tersebut tidak disadari adanya. Dr. Theodore Gerard

Bila dibebaskan, manusia akan mudah sekali menunjukkan sifat-sifat aslinya, sennag berbuat jahat demi kepentingan pribadinya, manusia tidak lain adalah hewan yang seimbang, dia mempunyai satu kebutuhan utama, bertahan, mempertahankan diri, untuk itu dia perlu menggunakan sedikit kejahatan, kecurangan, tapi dia tidak boleh mendewakan kejahatan itu sendiri. Sarah King

Kebahagiaan ada dalam kesederhanaan. Ambisi untuk meraih keberhasilan, untuk memperoleh kekuasaan, bisa menyebabkan penyakit pada jiwa manusia. Kalau ambisi itu terpenuhi, manusianya menjadi sombong, kasar, dan ingin lebih puas lagi. Bila tidak terwujud, Cuma rumah sakit jiwalah yang bisa memberi predikat padanya. Theodore Gerard

Lebih baik diam, kecuali kau pikir dengan berbicara akan membawa keuntungan, selebihnya lebih baik diam. Kolonel Carbury

Orang selalu memikirkan kehidupan, padahal sesungguhnya kematian tidak terlalu mengerikan seperti yang selalu kita gambarkan. Sarah King

Memang, orang sering mengalah untuk menghindari percekcokan, percekcokan memang tidak menyenangkan, tapi tidak ada ruginyabila cekcok itu demi memperjuangkan kebebasan. Sarah King

Setiap orang bisa menentukan sendiri arah hidupnya, orang yang menghargai dirinya sendiri pasti mau memperjuangkan nasibnya dan memanfaatkan hidupnya. Jefferson Cope
More...