Tampilkan postingan dengan label karyaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karyaku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juli 2017

Karena Itu Kamu #24

Seiring waktu berlalu
Rindu itu meluruhkan peluh menunggu
Menantikan hatimu berlabuh

Seiring detik meneriakkan derik
Rindu itu berganti kulit menjadi tulus
Seiring minggu beroda mengelilingi senja
Rindu itu mulai melebar menjadi sabar

Seiring musim menyemikan kelopak-kelopak bunga
Rindu itu berubah nama menjadi cinta

Seiring abad menyapa ruang-ruang jendela
Rindu itu bertukar rasa menjadi setia
Seiring masa menuakan usia
Rindu itu berwujud rupa bingkisan doa

Seiring waktu menyapukan debu
Rindu itu tetap meneriakkan namamu
Karena itu kamu


catatanku :
puisi ini dimuat di buku antologi puisi bertema rindu
"Kidung Sendu Sang Perindu"



dann,,, sampai kami menikah, puisi itu belum juga dia baca... hihihi...

More...

Sabtu, 28 Juni 2014

Sepucuk Cinta Untuk-MU

Sepucuk cinta untukMu

Ketika cinta
Memanggilku dibalik celah jendela hidayah
Mencerna rahmatMu di selaksa taubatku
Meski patah sayap-sayapku menujuMu
Tak lelah kurangkai bulir-bulir rindu

Ketika cinta
Memanggilku dibalik kumandang subuh
Terpekur diringkuk tidurku
Terbangun akan alunan indah menyeru namaMu

Ketika cinta
Memanggilku disela lembaran isya
mengingatMu
menggema rinai-rinai rindu di pelataran kelamku
Menggenang....
Tenggelam di lautan kasihMu

Ketika cinta memanggilku
Sepucuk asa kuhantarkan dalam titipan doa
agar aku menutup kilas bilas hidupku
dalam raupan cinta hanya padaMu

^catatanku : Alhamdulilah puisi ini lolos jd kontributor dalam Lomba Menulis Puisi bertema Lagu Opick : Ketika Cinta Memanggil oleh Penerbit Asrifa.. and then,, dimuat di Buku Antologi Puisi "Ketika Cinta Memanggil #2"

More...

Rabu, 14 Mei 2014

Karena Itu Kamu IX

Memetik ranumnya rindu dibias hatimu
Yang menafsir binar-binar ungu dikelopak nalarku
Menjingga dipelupuk rasa menggelarkan kisahku
Cinta sejati yang bertumbuh luruh
Dalam rangkaian indah sulur-sulur rindu
Menujumu

Cinta itu kamu
Membekukan debarku
Membenamkan rindu, menggaung didiamku
Masih saja ronanya mendidih bergelembung sendu
Menguap kehadapmu

Karena itu kamu
Mengiringi gemuruh sang bayu meniupkan cinta di semilir hatiku
Tanpa jeda melukis bayang dibalik temaram punggung malam
Kugenangkan saja, kudiamkan saja merekah
Bunga-bunga cinta bermahkota doa

Parepare, 080114

Catatanku :

Puisi ini dimuat di Buku Antologi Puisi dan FTS "My True Love".. Hmm.. Terima kasih untuk seseorang yang selalu setia menjadi pemeran utama rangkaian puisi berseri "Karena Itu Kamu" ku.. Dua Kata : ^Saranghanda,, Gomapta^

More...

Jumat, 27 Desember 2013

Karena Itu Kamu VII

Tentang hati yang tak bisa kujauhi
Tentang gemericik rindu yang tak mampu kusapu dalam diamku
Rindu itu kamu

Tentang kamu
Tentang kapalku yang terus terarah ke telukmu
Bahkan tanpa aku memintanya
Terbawa riak-riak angin layar-layarku menuju dermagamu
mengusik raguku
mengusik ketetapan ikhlasku
ikhlas itu kamu

karena hidup adalah menadah terserah
jadi kutengadahkan saja direlung pasrah
mendaki bukit, menjalani gunung gemunung kisah kita
aku, kau, sebatang pohon biru yang menaungi lelahku, dan sesosok bunga yang membayangi harimu
entahlah
diamkan saja
biar mengalir bersama takdir

karena itu kamu
dan ini aku
sekalipun itu pemeran kedua atau pemeran kesepuluh
tetaplah hadir di dramaku

geuronnikka jebal.. kajima..

Makasar,221213


sourcepict: Losari Beach, 20122013
More...

Jumat, 26 Juli 2013

Karena Itu Kamu


karena itu kamu
jadi kugelarkan saja bayangku
menghadapmu
walau kutahu
kau tidak menghadap padaku


meski dihidupmu
aku tidak lebih dari sebatas lembaran buku
aku tetap penggemarmu

karena itu kamu
yang tetap bertahan di posisimu
disampingku
meski aku punya mata lain
yang bertahta di hatiku

karena itu kamu
jadi aku tidak bisa membencimu
hanya karena kau terbias
pesona melati yang mengalihkan diammu

karena itu kamu
jadi dalam keadaan apapun
aku tidak akan meninggalkanmu
karena aku penggemarmu


geuronikka neoya
joahanda
saranghanikka


Sidrap, 060713

More...

Sabtu, 22 Desember 2012

Lebih Daripada Itu

Ketika mentari menghangatkanmu,
aku ingin lebih daripada itu
Ketika cahayanya menyinarimu,
aku ingin lebih daripada itu
Bahkan ketika panasnya membakarmu,
aku tetap ingin lebih daripada itu
Juga ketika dinginnya salju menembus tulangmu,
aku ingin lebih daripada itu
Dan ketika angin malam menggetarkan jiwamu,
aku ingin lebih daripada itu
Pun ketika badai mengobrak-abrik pertahanannmu,
aku benar-benar ingin lebih daripada itu
Ya...
Seumpama malaikat mencabut nyawamu dengan kesakitan yang luar biasa,
sungguh ku ingin lebih daripada itu
agar kau tau seberapa dalam lukaku
karena pengkhianatannmu


(Parepare, 030908)



Catatanku : wawww amazing, ternyata pernah bikin puisi kaya' gini saya.. hehe sadis amatt.. More...

Selasa, 01 Mei 2012

Servant



Tuhan
Aku ingin lebih baik dari ini
Lebih baik dari dulu
lebih dari batasan baik yang mampu kurengkuh

Tuhan
sungguh
maafkan aku melewatkan panggilan subuhMu
disela lusinan nikmat yang kau bagi
yang bahkan tidak lagi ku syukuri

Wahai Sang Maha Segalanya
Makhluk lemah ini sudah terlalu jauh terlena
melangkah pongah
memalingkan wajah

Ya Allah
Betapa sulit menggapaiMu
Cukupkah waktuku tuk menuju keharibaanMu
namun selalu
berusaha sejauh yang kumampu
disisa waktuku
bersyukur akan kasihMu
bersimpuh dalam balutan dhuhaMu
menjadi hambaMu

Parepare, 1 Mei 2012

because its only about how tobe a good servant
to give thanks for God's favor
More...

Rabu, 25 Januari 2012

Dalam Diamku

Dalam diamku

kusemayamkan kata aku mencintaimu

semerah darahku

Hingga habis mengalir dalam tetes-tetes rindu

Dalam diam itu

Ingin kualunkankan nada cinta

seirama detak jantungku

hingga tersengal dalam hembus-hembus desah nafasku

Dalam diam aku mencintaimu

hingga ujung-ujung langkah terakhirku

desau-desau bisu suaraku

rinai-rinai rintik air mataku

Dalam diam kubiaskan rona aku mencintaimu

sedalam kalbuku

yang membatu ditumbuhi kerakap rindu

Aku mencintaimu

kubiarkan diam itu menyeruak berontak meski tak terdengar suara

Dalam diamku

kuteriakkan aku mencintaimu

Parepare, 20 April 2009 More...

Jumat, 07 Oktober 2011

Puisi Perpisahan



^Perpisahan^

Saat niat sudah dilafalkan
Saat langkah sudah di derapkan
Tak badai mampu menghempaskan
Tak hujan mampu menyurutkan
Perpisahan adalah keabadian
Ratap perih
Menggema dalam kotak sunyi berduri
Ingin pergi
Ingin kembali
Pada waktu dan tempat
Saat perjumpaan itu bermula
Saat kita bersama-sama menanti pagi
Mandi di sungai bertelanjang kaki
Bermain sepak bola hingga menetes peluh di dada
Makan siang bersama meski hanya dengan jambu dan mangga
Berlari bersama
Mengaji bersama
Menyanyi bersama
Berbagi suka dan duka bersama
Seandainya bisa ku kembalikan waktu
Andai bisa ku ulur waktu
Ku ingin kau tetap bersamaku
Tapi perpisahan itu adalah kepastian
Waktu berjalan tak bisa di mundurkan
Hanya kenangan yang akan tetap abadi dalam ingatan

Tonrong Rijang, 22 September 2011
Mahasiswa KKN Klp.29
Desa Tonrong Rijang

(Dibacakan oleh adik MUH.TAUFIQURRAHMAN HD siswa kelas V SD 1 Tonrong Rijang pada Malam Perpisahan KKN UMPAR Angkatan XIII Tahun 2011 Kelompok 29 Desa Tonrong Rijang)
More...

Rabu, 03 November 2010

Lagi, kumohon Ampuni Aku


Cinta akan rumahMu menghanguskan jiwaku
sungguh


tercengang aku akan kasihMu
Engkau terus mencintaiku
ketika terus menabur dosa dibawah langitMu
Entah apa aku pantas
menghirup harum aroma bumiMu
ditanganku ada namaMu
tapi dengan tangan itu
aku menyentuh laranganMu
kesempurnaan inderaku adalah anugerahMu
tapi terlihat seperti aku tidak mensyukuri itu
aku terpesona fananya dunia
aku terperangkap haramnya dosa
tapi sejuta ampunMu
masih sudi Kau bagi
pada hamba-hamba
dengan lusinan dosa sepertiku
akh, lagi
kumohon ampuni aku
naluri taubatku
mengemis permadani cintaMu
rindu akan pintuMu
merobek hatiku
cinta akan rumahMu
menghanguskan jiwaku

Parepare, 25 Oktober 2010
More...

Rabu, 14 Juli 2010

MencintaiMu tak pernah lelah

Cinta itu
Menyala di ujung malam
Mengintipku dibalik celah celah pintu hidayah
MencintaiMu tak pernah lelah

Mengharap
Meski mengucur keringat di malam pekat
Karena mencintaiMu adalah anugerah terindah dalam hidupku
Dan Kau tahu itu
Tuhanku,
Meski jarang frekuensi kedatanganku menghadapMu
Bukan berarti aku tidak mengingatMu
Meski sering tak kupenuhi perintahMu
Tak ku jauhi laranganMu
Bukan berarti aku tidak MencintaiMu
Rasa itu
Terus bertunas dihatiku
ditumbuhi pelepah pelepah rindu
Ya Rabbi
Meskipun seringkali terbagi
Tapi rasa itu tidak pernah pergi
Ampunku
Sujudku
Senantiasa tercurah keharibaanMu
Wahai Sang Maha Pembolak Balik Hati
Tatapkan Hatiku pada AgamaMu
More...

Senin, 21 Juni 2010

Syair cinta sang hamba

Tuhanku,
Aku membaca tanda-tanda rahmatMu
yang menjadikanku tertarik menuju kehadiratMu
Tuhanku,

Aku mengetuk pada pintu kasihMu
dengan tangan harapanku lari kepadaMu
mencari perlindungan dari kefanaan yang menyesatkan
Tuhanku,
Aku menaruh jari jari cintaku
ke ujung tali tali Mu
maka ampunilah aku
dari segala kekeliruanku
Tuhanku,
Kalau tiba hari itu
Antarkan aku dalam pintu cahayaMu
agar aku bisa bersimpuh dalam kasihMu
agar aku menutup catatan hidupku
dalam raupan cintaMu
More...