Kamis, 30 Agustus 2012

The Moon That Embraces The Sun (Kutipan V)


Anda tidak bersedia kehilangan apapun, dan tidak bersedia membiarkan siapapun mengambil apapun, bagaimana anda bisa melindungi orang? (Yang Myung)




Yang Mulia seharusnya ingat untuk seperti Liu Bang (Gaozhu, Kaisar pertama Dinasti Han-Cina), yang pernah berkata kalau semua makhluk seharusnya bisa makan. Karena bagi rakyat, makanan adalah yang paling utama. Saya paling takut kalau rakyat tidak akan memiliki cukup makanan dan pakaian hangat. Ini akan berdampak pada kekuatan Yang Mulia sebagai penguasa. Ini adalah nasihat saya untuk anda. (Yang Myung)


Tapi ..jika satu hari..tiba2 putri yang mereka sayangi tidak hidup lagi, orang tua mana yang tidak akan bersedih? Apapun yang terjadi, kalian harus hidup bersama. Itulah keluarga. Jangan berpikir ingin mati atau menjadi pengecut lagi. (Wol)



Pertama kau harus menentukan target, mengejarnya terus dan tidak menyerah, sampai akhirnya kau menangkap dan membunuh buruanmu. (Raja Sung Jo)


Putra Mahkota..takhta Raja adalah tempat yang sangat sepi. Ada orang2 dimana-mana yang akan menjadi musuhmu. Tidak mustahil bagi siapapun untuk jadi musuhmu. Kadang, kau tidak punya pilihan selain membuat keputusan yang berlawanan dengan hati nuranimu. Kadang, musuh itu..mungkin adalah keluarga dekatmu. Harapanku hanyalah kau akan mampu paling tidak mengampuni ...anggota keluargamu itu. (Raja Sung Jo)


Semakin kau ingin melindungi, semakin kau akan terluka. Semakin kau ingin mendapatkan hal yang kau inginkan, semakin kau akan kehilangan. Ini akan menjadi takdirmu saat kau duduk di takhta suatu hari nanti. Jika kau benar2 ingin melindungi, kau tidak boleh memperlihatkan kelemahan. Kau harus kehilangan satu untuk mendapatkan satu, ini..adalah politik. (Raja Sung Jo)



Saya..tidak akan melakukan hal yang sama. Saya hanya ingin melakukan yang benar. Meskipun saya harus mempertaruhkan semuanya, saya tetap akan memilih untuk melindunginya. Jika ada yang salah, saya tidak akan membelanya. Joseon saya akan seperti ini (Lee Hwon)



Meskipun saya kembali ke waktu itu, saya..saya akan tetap memilih suami saya. Meskipun ada konsekuensinya nanti, meskipun saya harus dibakar dalam api neraka setelah saya mati, pilihan yang sudah saya ambil, tidak akan saya sesali. (Min Hwa )


Jangan menyamakan saya dengan Ayah. Untuk menentukan siapa yang bersalah dalam masalah ini, saya tidak akan membuat pengecualian hanya karena hubungan keluarga. (Lee Hwon)


Anda berkata akan ada hukuman untuk orang yang berbuat kejahatan, itu adalah hal yang wajar. Jadi, kita hanya bisa melakukan sesuai aturan yang berlaku. Nenek harus mematuhinya sesuai dengan faktanya. Saya berniat untuk segera meluruskan semua hal yang salah. Lalu..saya akan mengembalikan semua ke tempatnya yang semula. (Lee Hwon)


Maka, satu-satunya pilihan adalah menyerang lebih dulu. Jika kau tidak menyukai Kuil, maka minta pada pendeta untuk pergi. (itu peribahasa kuno), tapi dengan begitu banyak pendeta, apa perlu memaksa mereka semua untuk pergi, kalau masalahnya bisa diselesaikan dengan hanya mengganti kepala pendeta. (Perdana Menteri Yoon)


Mulai sekarang, kau harus mengikuti hatimu dan pikiranmu sendiri, Yang Myung-gun. Dan hiduplah sesuai kata hatimu. (Lady Park)


Yang Myung-gun, segalanya akan berlalu. Seperti berlalunya waktu, musim juga akan berubah. Satu hari, kesedihan juga akan lenyap. Lebih jauh lagi, pernikahan yang lebih baik, yang ditentukan oleh takdir, sedang menantimu. Apapun yang akan kau hadapi di masa mendatang, Yang Myung-gun, pilihan apapun yang kau buat dalam hidupmu, sebagai ibumu, aku sungguh percaya padamu. (Lady Park)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar