Sabtu, 22 Desember 2012

Lebih Daripada Itu

Ketika mentari menghangatkanmu,
aku ingin lebih daripada itu
Ketika cahayanya menyinarimu,
aku ingin lebih daripada itu
Bahkan ketika panasnya membakarmu,
aku tetap ingin lebih daripada itu
Juga ketika dinginnya salju menembus tulangmu,
aku ingin lebih daripada itu
Dan ketika angin malam menggetarkan jiwamu,
aku ingin lebih daripada itu
Pun ketika badai mengobrak-abrik pertahanannmu,
aku benar-benar ingin lebih daripada itu
Ya...
Seumpama malaikat mencabut nyawamu dengan kesakitan yang luar biasa,
sungguh ku ingin lebih daripada itu
agar kau tau seberapa dalam lukaku
karena pengkhianatannmu


(Parepare, 030908)



Catatanku : wawww amazing, ternyata pernah bikin puisi kaya' gini saya.. hehe sadis amatt..

2 komentar: